Google
WWW http://radian-project.blogspot.com/

RaDian HeadLines

Selasa, 30 September 2008

Zakat oh zakat

Barusan ga sengaja gw liat Metro TV...ada berita di Banjarmasin ratusan orang berdesak-desakan mengantri pembagian zakat langsung......

gw pikir "he..masih ada ya..?" padahal belum lama ini kita baru dihebohkan gara-gara di Pasuruan, 21 orang Meninggal pada saat pembagian zakat langsung....

Yak Ampyuun....didn't they learn ??

Niat baik belum tentu bisa terlaksana dengan baik...apalagi diterima dengan baik.....dalam hal ini zakat yang harusnya mendatangkan berkah...malah membawa musibah.....lebih ironis lagi.....zakat yang akan diterima "cuma" Rp. 30.000,-...... yang bener aja....cuma 30 rebu perak....bukan maksud gw ngerendahin siy.... gw tau mungkin bagi mereka yang membutuhkan. nilai segitu sangat besar....bahkan buat gw...saat gw ga punya duit....dapet seribu aja rasanya dah bisa bikin lega...apalagi buat fakir miskin kaya ribuan orang yang terlibat dalam tragedi itu....yang mungkin belum tentu juga mereka pernah ngantongin duit 30 ribu seumur hidup mereka. kalo mengingat hal tersebut udah sepatutnya kalo kita yg masi bisa nikmatin internet ky sekarang patut mensyukuri berkah yg lg kita nikmati sekarang.

tapi....masa sih sekarang harga nyawa manusia cuma 30ribu perak...??

kayanya mustahil....tapi kalo dipikir2 sih dulu bahkan lebih parah...waktu koran "lampu merah" masih beredar....tiap hari ada aja orang yg buang nyawa demi uang yang ga seberapa....ada yg 500..1000...5000....mungkin sekarang juga masi ada...cuma gw ga tau aja kali ya......

the point is...what's wrong with these people ??

setau gw....tiap tahun hal2 kaya gini selalu berulang, dari tahun ke tahun ada aja insiden pembagian zakat....orang2 yg ga percaya ama badan amil zakat, mau susah2 ngusahain pembagian zakat langsung...demi memastikan bahwa zakat yang dia berikan bisa mencapai sasaran yang tepat...sebenarnya niat yang mulia dan patut diacungi 4 jempol....tapi sayang rencana pelaksanaannya kurang tepat...atau bahkan mungkin ga ada perencanaan teknis pelaksaan sama sekali? wallahualam....yang jelas kali ini 21 nyawa melayang....

Menurut gw poin yg harus diperhatikan adalah bahwa, kita adalah manusia...yang menjadi sempurna karena kita dikaruniai hati dan pikiran...jadi ga cukup cuma pake hati aja...atau pikiran aja....kalo melakukan sesuatu cuma berdasar pada salah satunya aja berarti lom sempurna menjadi manusia....walau pada akhirnya emang manusiawi kalo tetep ada kesalahan...tapi minimal ga akan terlalu fatal. dalam kasus ini niat memberikan zakat tentunya sangat baik dan mudah-mudahan ikhlas dari hati yang paling dalam. tapi pada pelaksanaanya membutuhkan perencanaan teknis dan detail yang memerlukan pemikiran yang dalam.

hal pertama yang terlintas di pikiran gw waktu liat beritanya di TV dimana ribuan orang lagi berdesak2an, dorong2an dan gencet2an adalah "What the....apa sih yang mereka pikirin....??".....ya....sebenernya apa sih yang mereka pikirin, baik buat pelaksana pembagian zakatnya maupun penerima zakatnya.....wallahualam....

gw emang lebih menitik beratkan sorotan ke pembagi zakatnya.....karena merekalah yang seharusnya bisa lebih "pintar"...sekali lagi bukan ngerendahin....tapi kaum fakir dan miskin imagenya selalu lengket dengan "kebodohan"...jadi sementara biarlah dianggap begitu dulu aja....kenapa? karena gw yakin kalo dah ada pengaturan sebelumnya...para calon penerima zakat ini bakal mau nurut....walaupun pasti ada yang bandel...nyele lah...nyelonong lah...atau penyelewengan apapun...tp gw yakin ga banyak.....walaupun "kebodohan" kaya gt sebenernya tetep gabisa dibiarkan....

dari yg gw liat di TV...-karena gw gatau sebenernya apa yg terjadi disana, jadi semua komentar ini cuma berdasarkan apa yg gw liad di TV- kayanya hampir ga ada persiapan yang matang, dapat terlihat dari tempat yang kecil, ga ada batas antrian, tiket/karcis zakat, atau petugas keamanan. atau mungkin sebenernya ada persiapan kesana tapi sang penyelenggara ga nyangka yg dateng bakal sebanyak itu...kalo emang itu yang terjadi tapi selisihnya masih sebanyak itu, juga menunjukkan kurangnya persiapan penyelenggaranya.....

So..prepare for some plans.....

Saran gw....sebelum diadakan pembagian secara langsung, harus selalu ada pendataan dulu yang bekerjasama dengan RT/RW mengenai populasi calon penerima, yang kemudian disesuaikan dengan nilai yang akan dibagikan. setelah itu baru ditentukan siapa aja yang dianggap layak menjadi penerima, lewat RT/RW disosialisasikan rencana pembagian tersebut. dan para calon penerima diberi karcis/tiket untuk mengambil hak mereka. setelah diketahui jumlah calon penerimanya baru nentuin lokasi pembagiannya, dipilih yg kira2 bisa nampung orang kurang lebih 2 kali jumlah calon penerima. kalo emang jumlah yang akan dibagikan banyak, tempat pembagian selalu dipisah ke beberapa tempat tergantung luas lokasi2 yang tersedia, jadi jgn pernah dipaksain dikumpulin di suatu tempat. kalo emang lokasi terbatas, bisa dibagi berdasarkan waktu. tempat dan waktu pembagian harus selalu dicantumkan pada karcis, dan untuk menandai karcis yg asli, tiap karcis harus dibubuhi cap yang unik dari penyelenggara. jadi kerjasama dan sosialisasi dengan RT/RW atau tokoh masyarakat untuk meyakinkan dan memastikan kedisiplinan para calon penerima sangat penting.

Pada hari H-nya, di lokasi harus dipasang batas antrian, bisa dbuat dari patok dan tali atau apapun, tapi batas antrian ini sangat penting agar orang2 tidak berdesak2an....alangkah baiknya kalo bisa disediakan bangku...-tapi kayanya kalo penerimanya ampe ribuan orang ga mungkin deh-....dan yg mutlak ada juga adalah air minum, petugas keamanan, dan petugas P3K, apalagi kalo sebelumnya dah tau kalo yg dateng bakalan banyak. yang perlu diperhatikan juga adalah, persiapan bahwa mungkin yg dateng bisa dateng 20-30% lebih banyak dari "undangan" yang semestinya, pasti ada aja orang2 yang ga bawa karcis tapi tetep minta jatah, mengingat ini adalah indonesia. bisa jadi mereka itu adalah emang fakir miskin yang ga kedata, preman setempat, ataupun emang orang yang nekat. jadi sejak awal dari dana yang ada untuk dibagi2in, harus disisihin untuk para penyelundup ini. sekali lagi diperlukan hati dan pikiran untuk menangani orang2 semacam ini. kalo diliat yg datang ga bawa karcis itu ibu2 bawa anak bayi atau nenek2...masa tega ga dikasih...atau kalo yg ngedatengin om-om brewokan yang tatoan dimana2 ngotot minta jatah, mending dikasih aja, daripada dia bikin rusuh dan ngerusak niat baik kita. iya ngga...? disini petugas keamanan memegang peranan penting...gausah galak2...yang penting tegas. jadi pilihlah orang yg bener2 berkompeten untuk itu. yang terpenting adalah...keep everyone on their line.

Mudah2an dengan cara2 sederhana kaya gt bisa bikin niat baik kita bisa terlaksana dengan baik lagi, dan terutama bisa diterima dengan baik dan mendatangkan berkah buat kita dan yang menerimanya. minimal bisa menghindari nyawa terbuang sia-sia. dan gw yakin masih banyak cara2 lain yang lebih efektif dan efisien daripada yang sekedar kelintas dipikiran gw kaya tadi.

Hosh...ga nyadar...ternyata gw ngetik byk bgt ya....ya udah deh...mudah-mudahan ga kejadian lagi yang kaya gitu.....
ja ne......


Versailles



Vocal : KAMIJO
Guitar : HIZAKI
Guitar : TERU
Bass : Jasmine You (Yuu)
Drums : YUKI


Walaupun Band ini baru berada di awal karir mereka, tapi band ini telah mendapatkan perhatian besar dari berbagai media, hal ini tentu saja membuat fans mereka semakin bertambah. Band ini memberikan segalanya, Kostum yang keren dan cantik, aksi teatrikal, dengan music melodic metal yang indah dan dimainkan dengan skill mumpuni

Versailles dibentuk pada Maret 2007 oleh KAMIJO –ex Lareine- dan HIZaKI –ex Sulfuracid-, kemudian rekan HIZAKI pada solo projectnya HIZAKI Grace Project, Jasmine You, bergabung. Belakangan TERU -ex Aikaryu- dan YUKI –ex Sugartrip- bergabung dengan versailles atas dasar rekomendasi dari The Rock May Kan, sebuah Venue terkenal di Tokyo.

Sebenarnya KAMIJO dan HIZAKI telah mempunyai konsep untuk band ini sejak akhir 2006, namun butuh 6 bulan untuk menemukan personil yang tepat agar konsep band mereka, yaitu “The Absolute beauty of form, sound and extremes of aesteticism” dapat terekspresikan sesuai dengan keinginan. Akhirnya pada tanggal 29 Maret nama-nama personilnya ditetapkan dan keesokan harinya nama Versailles diumumkan.

Pada bulan mei mereka measang posting sebuah trailer penampilan mereka di youtube, sejak saat itu Versailles menerima banyak proposal untuk melakukan tour dan interview dari luar jepang, namun sampai saat itu mereka hanya melakukan interview dengan press dan media yang berstatus internasional.

Versailles mengeluarkan mini album pertama mereka, Lyrical Symphaty, di Jepang dan Eropa pada tanggal 31 Oktober 2007, diikuti oleh rilis Aestethic Violence DVD yang tersedia dalam lima versi berbeda, satu untuk setiap personil, termasuk parfum yang dipakai oleh tiap personilnya.

Band ini mengawali tahun 2008 dengan ikut tampil pada album kompilasi Cross Gate 2008 ~chaotic Sorrow~, yang diproduseri oleh Kisaki dan KAMIJO, dan diikuti dengan pengumuman besar-besaran bahwa band ini akan manggung pada A-kon 10 di Dallas, Texas dan di Los Angeles tak lama setelahnya. Versailles juga mendapatkan kesempatan untuk tampil pada Hide Memorial Summit dan merilis Full Album mereka, NOBLE, pada bulan Juli 2008.

+ DISCOGRAPHY

[Single] THE ART OF "Propaganda"
[Single] PRINCE
[Single] The Revenant Choir
[Single] A NOBLE WAS BORN IN CHAOS
[Album] Lyrical Sympathy
[Album] NOBLE

Senin, 29 September 2008

HOMOSEKSUALITAS vs HOMOPHOBIA

HOMOSEKSUALITAS vs HOMOPHOBIA

Hampir semua orang pasti pernah mendengar istilah homoseksualitas atau homoseks. Tapi yang sangat disayangkan adalah minimnya pengetahuan masyarakat tentang hal ini.

Homoseksualitas dapat diartikan sebagai ketertarikan secara seksual dan emosional terhadap orang lain yang berjenis kelamin sama, yang artinya laki-laki akan tertarik pada laki-laki (disebut Gay), sedangkan perempuan akan tertarik terhadap perempuan (disebut Lesbian).

Teori psikoanalisa Freud mengatakan pada dasarnya manusia adalah biseksual yang artinya individu tertarik pada anggota lawan jenis dan anggota sejenis. Hal ini harus dipahami, karena pada dasarnya seksualitas seseorang dapat berubah sepanjang waktu.

The National Health and Social Life Suvey (2001) mengatakan bahwa individu biasanya akan mengubah pola perilaku seksual mereka sepanjang hidupnya, hal ini berati seseorang dapat menjadi heteroseksual pada suatu waktu namun dapat berubah menjadi homoseksual dalam waktu yang lain. Perubahan pola perilaku seksual seseorang dapat di pengruhi berbagai macam hal, namun pengalaman seksual dan pemilihan orientasi seksual di masa remaja merupakan faktor utama dalam menentukan pola perilaku seksual berikutnya.

Kadar Homoseksual pada seseorang sangat bervariasi, Alfred Kinsey membuat skala orintasi seksual seseorang dalam 7 poin, dimulai dari heteroseksual tulen hingga homoseksual tulen, dan ditengah-tengahnya terdapat Biseksual (kecenderungan menyukai laki-laki dan perempuan dalam waktu yang bersamaan).


APA PENYEBAB TERJADINYA HOMOSEKSUAL ?



Banyak teori yang mencoba menjelaskan terjadinya homoseksualitas, ada yang mengatakan homoseksual terjadi karena keturunan (genetika), trauma, konsep pembalikan Oedipus Complex, ketidakseimbangan hormon, dan lain-lain.


Tapi poin dan hal yang terpenting penyebab terjadinya homoseksual adalah PENGARUH LINGKUNGAN (lingkungan keluarga dan masyarakat) DAN PENGALAMAN HOMOSEKSUALITAS YANG MENYENANGKAN, khususnya pada saat pencarian identitas diri di saat remaja.

Homoseksualitas dapat terjadi karena adanya budaya latah / ikut-ikutan /trend dalam suatu masyarakat.


HOMOPHOBIA

Apakah homophobia itu? Mac Donald (dalam Greene & Herek, 1994) mendefinisikan homophobia sebagai ketakutan terhadap homoseksualitas. Homophobia menimbulkan sikap permusuhan dan penolakan terhadap kaum homoseksual dalam segi sosial, agama, karier bahkan politik.

Walaupun sebagian masyarakat telah dipandang sebagi suatu hal yang alami dan wajar, namun masih banyak juga masyarakat yang menganggap homoseksual sebagai penyakit dan kelainan, khususnya di Indonesia. Homoseksualitas secara sosial dianggap tidak normal. Namun taukah masyarakat bahwa TINGKAT NORMALITAS SECARA SOSIAL HANYA SEBUAH ANGKA ? Yang artinya homoseksualitas dianggap tidak wajar karena di lingkungan sekitarnya masyarakatnya adalah heteroseksual.

Penerimaan dan kesadaran masyarakat Indonesia untuk menerima homoseksualitas sebagai bentuk Hak Asasi dan ekspresi seksualitas masih sangat minim. Hal inilah yang selalu membuat kaum homoseksual merasakan dampak negatif seperti kekerasan, pengucilan, pemaksaan menjadi heteroseksual, pengasingan ke Rumah Sakit Jiwa, dan minimnya kesempatas berprestasi secara karier dan sosial.


APA YANG HARUS DILAKUKAN JIKA....


1. MENYADARI DIRI SENDIRI TERTARIK PADA SESAMA JENIS

Yang harus masyarakat sadari bahwa, TIDAK MUDAH UNTUK MENERIMA KENYATAAN KETIKA INDIVIDU MENYADARI DIRINYA ADALAH HOMOSEKSUAL !!!

Pasti akan timbul rasa cemas, takut, bingung, atau bahkan perasaan wajar.

Yang harus dilakukan individu ketika menyadari dirinya adalah homoseks :

  1. Menerima secara ikhlas ketertarikan seksual tersebut.
  2. Mencari tahu informasi tentang homoseksualitas.
  3. Mencari teman yang dapat dipercaya untuk bercerita atau bergabung dengan lembaga-lembaga LGBT (Lesbian, Gay, Transeksual dan Transgender) atau bergabung dengan milis untuk mendapatkan teman, informasi dan rasa percaya di sebagai seorang homoseks.
  4. Jangan pernah menyalahkan Tuhan atas hal ini, ingat HIDUP ADALAH PILIHAN, TERMASUK PILIHAN ORIENTASI SEKSUAL.
  5. Tetap beribadah menurut agama.
  6. Berpikir positif dan bersosialisasi secara wajar dan berprestasi.
  7. Menjaga kesehatan seksual dan gunakan kondom ketika berhubungan seks demi meminimalisasi penyebaran AIDS.

2. TEMAN ATAU KELUARGA ADALAH HOMOSEKSUAL

Memang tak mudah untuk menerima homoseksualitas, berikut ini hal yang harus dilakukan masyarakat untuk menyingkapi homoseksualitas :

  1. Tidak perlu takut terhadap Homoseksualitas, karena Homoseksualitas bukanlah penyakit menular.
  2. Menerima anggota keluarga dan teman yang homoseks.
  3. Memperlakukan kaum homoseks secara wajar.
  4. Dukung dan bangun rasa percaya diri kaum homoseks.
  5. Jangan menganggap kaum homoseks adalah orang yang gila, dalam kasus Ryan, Ryan hanya seorang pembunuh yang KEBETULAN JUGA SEORANG GAY, dan Ryan membunuh bukan karena dia Gay.
  6. Carilah informasi tentang Homoseksualitas yang dapat membuka wawasan.
  7. Berikanlah nasihat yang membangun, bukan yang memojokkan kaum homoseks.
  8. Bagi keluarga yang memiliki anggota keluarga yang homoseks, koreksilah kesalahan diri masing-masing dan pola asuh yang menyebabkan anak menjadi homoseks.
  9. Jangan mengucilkan dan menyalahkan kaum homoseks.
  10. Bantu mereka untuk menjaga kesehatan seksual dan meminimalisasi penyebaran AIDS.
  • Artikel ini ditulis sebagai bentuk GERAKAN ANTI HOMOPHOBIA, bukan pembenaran terhadap homoseksualitas.

Minggu, 28 September 2008

Download - Kanon Wakeshima - Still Doll


Kanon Wakeshima

[ Single ] Still Doll (2008.05.28)
1. still doll - Download Here
2. kuroi torigago - Download Here -
3. still doll ~music box version~ -
Download Here -



Eclipse Harmony on YouTube !!